Perangkat Lunak (Software)

 Apa Itu Perangkat Lunak?

    Jika perangkat keras adalah hal-hal fisik, ini adalah aspek non-fisik dari sistem komputer. Perangkat Lunak adalah kumpulan instruksi tak berwujud atau program komputer yang dirancang untuk mejalankan tugas-tugas tertentu pada perangkat keras. sebelum penjelasan tentang perangkat lunak berlanjut saya akan memperkenalkan bahasa umum terkait dengan perangkat lunak seperti:

  • Pengodean pada dasarnya adalah menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lain. Seperti pengodean dari Bahasa Inggris ke kode morse, atau bahkan dari Bahasa Inggris ke bahasa komputer. Ketika seseorang membuat aplikasi, bisa menyebutnya sebagai pengodean aplikasi.
  • Skripting adalah Pengodean dalam bahasa skrip, tetapi skrip utamanya digunakan untuk tugas tunggal atau
  • Pemrogrman adalah pengodean dalam bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman adalah bahasa kursus yang digunakan pengembang perangkat lunak untuk menulis instruksi agar komputer dapat dijalankan.
Aplikasi yang lebih besar seperti browser internet anda, editor teks, dan pemutar musik semuanya biasanya ditulis dalam bahasa pemrograman. Ketika kita menggunakan istilah perangkat lunak, umumnya itu mengacu pada sesuatu yang di program. Jadi, yang membuat perangkat lunak adalah siapa saja yang paham pemrogaman atau bahasa skripting dapat melakukannya untuk menulis kode. Jika anda akan bekerja di bidang IT, penting bagi anda untuk memahami bagaimana perangkat lunak bekerja dan bagaimana itu di install, di hapus, dan di perbaharui pada sistem anda. 

Jenis Perangkat Lunak

    Saat anda membuat konten, menciptakan karya seni, atau merancang sesuatu, pekerjaan anda secara otomatis dilindungi oleh hak cipta. ini berarti anda memiliki hak ekslusif untuk menggunakan dan mendristibusikan karya anda. Meskipun ada variasi dalam perlindungan berdasarkan hukum di negara anda, hak cipta umumnya di terapkan ketika anda membuat sesuatu yang orisinal. Hal yang sama berlaku untuk perangkat lunak, hak cipta melindungi karya karya perangkat lunak yang telah anda buat.

  • Perangkat Lunak komersil

    Jadi, jenis perangkat lunak yang pertama adalah Perangkat Lunak komersil. Perangkat Lunak komersil adalah hal lazim membiarkan orang menggunakan perangkat lunak itu, selama mereka membayar lisensinya.

  • Perangkat Lunak non-komersil

    Pada Perangkat Lunak non-komersil, opsi yang populer adalah menjadikan sumber terbuka. Ini berarti pengembang akan membiarkan pengembang lain berbagi, memodifikasi, dan mendistribusikan perangkat lunak secara gratis.

Sekarang kita akan membahas dua jenis perangkat lunak berdasarkan fungsinya:

  • Perangkat lunak aplikasi, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan tertentu, seperti program pengolahan teks, browser internet, atau alat pengedit grafis.
  • Perangkat lunak sistem, yang bekerja di latar belakang untuk menjaga agar inti sistem tetap berjalan. Ini termasuk alat dan utilitas yang mendukung operasi dasar komputer. Ada juga jenis perangkat lunak sistem yang bernama firmware. Firmware ini seperti memori permanen pada komputer dan salah satu contohnya adalah BIOS.
Saya juga ingin menyebutkan tentang versi perangkat lunak. ini penting karena jenis versi memberikan informasi tentang fitur apa yang ditambahkan pada versi tertentu. Saat bekerja dengan perangkat lunak, anda akan menemui berbagai versi. Pengembang kadang kadang menggunakan standar yang berbeda  dalam penamaan versi, tetapi secara umum, banyak versi mengikuti pola penomoran berurutan. Misalnya, Anda mungkin melihat sesuatu seperti 1.2.5 atau 1.3.4 jika anda melihat angka versi seperti itu, yang lebih baru biasanya memiliki angka yang lebih besar, seperti 1.3.4 dibandingkan dengan 1.2.5

Assembly

    Di tahun 1950-an, ilmuwan komputer menggunakan kartu punch untuk menyimpan program. Kartu punch ini cara mereka mewakili bit yang akan dibaca oleh CPU dan menjalankan serangkaian instruksi berdasarkan program tersebut. Kode biner, seperti ambil data dari sini, gunakan data itu, lakukan perhitungan, dan simpan hasilnya disini merupakan dasar dari bahasa mesin. Tetapi menyimpan program pada kartu punch sangat rumit, memerlukan banyak tumpukan kartu punch.

Agar lebih efisien, diciptakanlah bahasa assembly, yang memungkinkan ilmuwan komputer menggunaka instruksi yang bisa di baca bahasa manusia dan kemudian diterjemahkan menjadi kode mesin. Meskipun lebih tampak manusiawi, bahasa assembly masih terasa seperti bahasa mesin.

seiring waktu, bahasa pemrograman yang di kompilas muncul, memungkinkan pengembang menggunakan insturksi yang lebih mudah di baca manusia. Kompiler kemudian mengambil instruksi ini dan mengubahnya menjadi insturksi komputer. Temuan ini oleh Laksamana Grace Hopper pada tahun 1959 membuka jalan menuju pemrograman menjadi lebih mudah.

Dengan kompiler, kita bisa menulis kode jadi lebih mudah, seperti mengekspresikan "Hallo World." Namun, untuk mengatasi perbedaan CPU, bahasa pemrograman kompilasi memainkan peran penting. Tetapi kemudian, muncullah bahasa pemrograman yang diterjemahkan, dimana kode tidak dikompilasi sebelumnya dan disebut sebagai skrip. Skrip dijalankan oleh penerjemah pada saat eksekusi, menerjemahkan kode ke instruksi CPU saat diperlukan. Jadi, bahasa pemrograman adalah cara kita berkomunikasi dengan komputer untuk membuat program yang dapat menjalankan tugas tugas tertentu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wireless

Merakit Komputer

Firewall