Protokol jaringan adalah sekumpulan aturan yang digunakan oleh perangkat untuk membantu mengirimkan paket data dari satu tempat ke tempat lain di jaringan. Ini mirip dengan aturan yang diikuti oleh kantor pos ketika mengirimkan surat Anda. Misalnya, ketika Anda mengirim surat kepada teman Budi di California, Anda ingin memastikan surat tersebut sampai ke alamat yang benar, bukan ke Budi lain di New York. Demikian pula, protokol jaringan memastikan bahwa paket data Anda dikirim dengan aman, cepat, dan tepat ke komputer tujuan.
Networking Model
Networking model adalah suatu aturan yang mendifinsikan bagaimana komputer itu bisa saling berkomunikasi dengan komputer lain. Untuk saat ini open networking model yang sangat terkenal itu ada dua yaitu TCP/IP dan OSI. Sebelum adanya kedua open networking model ini, setiap vendor memiliki networking model yang berbeda beda. Karena setiap vendor memiliki networking model yang berbeda beda maka komunikasi antar vendor ini sangat sulit dilakukan. Namun setelah adanya kedua open networking model ini, bisa mengatasi untuk memudahkan berkomunikasi antar vndor, jadi nanti semua vendor menggunakan open networking model yang sama yaitu TCP/IP atau OSI. Tapi untuk saat ini yang paling banyak digunakan yaitu TCP/IP.
TCP/IP
TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol), yang biasa disebut sebagai TCP/IP. IP bertanggung jawab untuk mengirimkan paket data ke komputer yang tepat dengan menggunakan alamat IP, mirip dengan alamat rumah di dunia nyata. TCP di sisi lain, mengelola pengiriman data antar jaringan dan memastikan informasi itu sampai ke tujuan dengan benar.
.png) |
| 5 layers TCP/IP |
Pada setiap networking model itu dipecah menjadi bagian bagian kecil yang bisa disebut sebagai layers yang bertujuan untuk memudahkan kita dalam memahami networking model. Pada TCP/IP penerapan dalam real network dipecah menjadi 5 layer yaitu:
Fungsi dari Application layer yaitu yang bertanggung jawab atas interaksi langsung dengan pengguna akhir atau aplikasi yang berjalan pada perangkat. Salah satu contohnya adalah http, http itu digunakan untuk mengakses situs web. Fungsi dari Transport layer yaitu memberikan service kepada application layer. Contoh protokol yang bekerja pada transport layer yaitu TCP (Transmission Control Protocol) dan UDP (User Datagram Protocol).
Fungsi dari Network layer yaitu bertanggung jawab atas pengiriman paket data antara host dalam jaringan yang berbeda. Lapisan ini biasanya diimplementasikan oleh protokol Internet Protocol (IP). Pada IP terdapat dua fitur penting yaitu addressing dan routing.
Fungsi dari Data Link layer yaitu bertanggung jawab untuk mengatur koneksi antara perangkat di jaringan lokal yang sama, terutama dalam hal pengiriman data frame melalui media fisik yang terhubung secara langsung. Dalam data link layer terdapat protokol FCS (Frame Check Sequnce) yang bertugas untuk mendektesi eror. Pengertian dari physical layer adalah menunjukan bagaimana sebuah komputer terhubung, seperti pembahasan sebelumnya dengan judul perangkat keras jaringan pada bagian koneksi.
Encapsulation dan Decapsulation
Berikut adalah bagamana TCP/IP mengelola pengiriman data antar jaringan dan penerimaannya, serta memastikan informasi itu sampai ke tujuan dengan benar.
Encapsulation itu adalah proses pembungkusan suatu data dengan beberapa header sebelum pengiriman, pada gambar di atas terdapat gambar data yang terletak di application layer lalu masuk ke transport layer ditambahkanlah protokol TCP atau UDP pada contoh gambar di atas menggunakan TCP header yang bisa disebut segment. selanjutnya menuju network layer, pada network layer ditambahkan lah IP header yang bisa disebut ip packet. kemudian pada data link layer, ditambahkanlah header data link terletak di sebelah IP header dan trailer data link yang terletak pada sebelah data yang bisa disebut frame. Lalu, setelah masuk physical layer semua itu akan di ubah menjadi biner.
Pada decapsulation itu adalah proses membuka bungkusan beberapa header setelah sampai di penerima, jadi setelah data sampai ke tujuan maka biner pada physical layer akan di ubah menjadi data yang di bungkus beberapa header, sesampainya di data link layer, selanjutnya menuju network layer. Pada network layer dihapus lah header dan traler data link. setelah penghapusan data menuju transport layer. Pada transport layer IP header akan dihapus. Setelah dari transport layer masuk ke application layer. Pada application layer dihapuslah TCP header, sehingga yang tersisa hanyalah data yang siap digunakan.
Komentar
Posting Komentar